9 Penentu “Kebahagiaan” dan Kesehatan Paruh Bengkok

Burung berparuh bengkok atau juga dikenal dengan nama parrot, merupakan burung yang diakui memiliki kecerdasan diatas rata-rata. Di Indonesia, beberapa potensi kecerdasan burung ini mulai digali oleh komunitas-komunitas pecinta burung paruh bengkok yang telah tersebar dibeberapa kota. Namun, tetap saja masih ada oknum yang kurang memahami cara merawat dan memperlakukan burung paruh bengkok, bahkan masih ada yang memperjual-belikan burung paruh bengkok yang termasuk dalam kategori langka dan dilindungi.

Menurut World Parrot Trust, sedikitnya ada 9 (sembilan) faktor penentu “kebahagiaan” dan kesehatan burung paruh bengkok (parrot), kesembilan faktor itu adalah:

  1. Kandang yang Besar
    Kandang yang memadai merupakan faktor penting, semakin besar kandang maka semakin baik untuk parrot anda.
  2. Cukup Ruang Udara
    Masih berkaitan dengan kandang yang besar, maksud cukup ruang udara ini adalah agar memungkinkan meraka bisa mengepakkan sayap dan otot-otot sayapnya.
  3. Makanan yang Tepat
    Ada beberapa makanan yang haram untuk diberikan ke burung paruh bengkok, anda bisa mencarinya sendiri di google.
  4. Sediakan Benda untuk digigit
    Paruh bengkok biasanya suka mengigit-gigitkan paruhnya ke benda-benda keras, semisal kayu, dsb. Sediakan!
  5. Sediakan mainan di dalam kandang
    Selain benda untuk digigit, yang sering dilupakan adalah mainan, beberapa burung paruh bengkok sering
  6. Ketersediaan dan Kebersihan Air
    Hal yang cukup vital lainnya adalah ketersediaan air, jangan sampai telat mengganti air dan menjaga kebersihannya.
  7. Interaksi yang Intens
    Perbanyaklah interaksi dengan burung anda.
  8. Kandang Aviary adalah yang terbaik!
    Sekali lagi, tempat tinggal yang luas adalah faktor utama, seperti halnya manusia. Home sweet home, mengapa aviary? karena aviary lebih menyerupai habitat mereka di alam daripada kandang.
  9. Jangan Pelit untuk Membawa ke Dokter Hewan
    Terkadang, para pemilik burung mengabaikan dan enggan membawanya ke dokter hewan ketika sakit. Memang bisa saja beranggapan bahwa harga burung tidak sebanding dengan biaya ke dokter hewan, jika demikian, bisa dipastikan anda bukan pecinta paruh bengkok sejati.
Share this:

Leave a Comment