Burung Paruh Bengkok Yang Dilindungi di Indonesia

Nuri Pelangi (Rainbow Lorikeet)

Sejak menyukai jenis burung paruh bengkok beberapa tahun yang lalu, saya baru memahami ternyata tidak semua burung baruh bengkok (parrot) bisa bebas dipelihara. Nyatanya, tidak semua orang tahu (termasuk saya) jika ada burung paruh bengkok yang dilindungi oleh Undang-undang di Indonesia dan tidak bisa dipelihara maupun diperjual-belikan secara bebas. Sebagian orang mungkin tidak tahu, tetapi sebagian yang lain mungkin tahu tetapi tidak paham, sebagian lagi adalah orang yang nekat.

Di beberapa group komunitas online yang saya ikuti memang masih ada yang memperjualbelikan burung paruh bengkok tanpa sertifikat resmi dari BKSDA setempat. Sebenarnya mereka tidak bisa serta merta disalahkan juga, jelas latar belakangnya adalah faktor ekonomi, dengan adanya permintaan, tetapi apakah memang sosialisasi tentang undang-undang satwa yang dilindungi sudah terdistribusi dan tersosialisasikan dengan baik, ini yang menjadi pertanyaan saya, karena sayapun butuh beberapa waktu untuk memahami beberapa satwa yang memang ilegal untuk dipelihara.

Apa yang bisa kita lakukan untuk turut melestarikan sumber daya alam hayati tersebut? Adalah dengan mengurangi permintaan terhadap burung paruh bengkok, dan memahami beberapa kategori burung yang dilindungi. Seperti berikut Daftar Burung Paruh Bengkok Yang Dilindungi di Indonesia (Apendiks I CITES)

  • Cacatua Goffiniana Kakatua Tanimbar)
  • Cacatua Moluccensis (Kakatua Maluku)
  • Cacatua Sulphurea (Kakatua Jambul Kuning)
  • Probosciger Aterrimus (Kakatua Raja)
  • Eos Histrio (Nuri Talaud)

 

 

Share this:

Leave a Comment