Multi-factor AuthenticationMulti-factor authentication atau Two-factor authentication adalah metode konfirmasi atas klaim identitas dari sebuah akun (sosial media misalnya) dengan cara, user/pemegang akun harus dapat menyajikan/memberikan dua atau lebih bukti/faktor.

Kerusakan HP yang saya alami memberikan banyak hikmah, salah satu hikmahnya adalah saya bisa merasakan sendiri kelebihan dan kekurangan menggunakan metode kemanan two-authentication factor ini, karena saya menggunakan metode tersebut untuk beberapa akun socia media.

Sudah pernah menggunakan two-factor authentication? Kalau belum pernah, begini gambaran cara kerjanya; jadi, ketika kita akan masuk ke akun social media di browser/PC/komputer/laptop, maka harus ada konfirmasi/otentikasi dari HP, biasanya berupa kode, scan QR-Code, atau cukup mengetuk dialog konfirmasi, setelah itu baru bisa masuk. Kira-kira seperti cara kerja token internet bangking.

Sumber gambar: https://www.dynamicyield.com

Kelebihan Multi-factor Authentication

Alasan saya menggunakan two-factor authentication atau two-step authentication tentu saja adalah masalah keamanan, dan inilah yang menjadi kelebihan utamanya, meskipun tetap ada celahnya. Metode seperti ini dapat mempersempit kesempatan orang lain untuk mengakses akun kita.

Kekurangan Multi-Factor Authentication

Metode ini memang memberikan jaminan keamanan yang lebih baik untuk melindungi akun-akun kita, tapi rupanya kau tidak lebih daripada gambaran seorang gadis kampung yang mudah didapat di sembarangan jalan! Kau perempuan yang lemah! Perempuan yang tidak bisa menentukan sikapnya sendiri! Tentunya kau tahu bukan?! Bahwa apa yang kucapai selama ini adalah demi kau, Ani. Demi kita berdua. Tapi semua ini kau khianati! Kau hancurkan! dibalik kemanan yang ditawarkan tersebut ada waktu yang harus direlakan untuk mengurus akun satu per satu saat perangkat kita bermasalah, karena, saat kita tidak bisa memberikan faktor kedua (seperti saya, HP rusak misalnya), maka bisa dipastikan tidak bisa melanjutkan login. Kan kzl.

Selain itu, kekurangan-kekurangannya juga banyak, seperti misalnya, pengguna harus selalu membawa ponselnya, kemudian biasanya ada biaya tambahan untuk pengiriman kode valdasi, belum kali kalau perangkatnya rusak/ponsel rusak seperti yang saya alami.

Jadi sekarang, HP saya rusak, Whatsapp tidak bisa diakses, padahal saya yakin banyak yang nyari, terus mau ngabarin orang di Facebook, eh login Facebook pakai two-factor juga, yo wes, wassalam.