Classic Editor Vs Gutenberg, Lebih Menyenangkan Mana?

WordPress pada versi terbarunya (versi 5.0) membuat pembaruan cukup radikal. Diantara yang bisa dirasakan adalah diterapkannya Gutenberg editor atau block-based editor sebagai default/bawaan. Awalnya terkesan aneh menggunakan editor wordpress terbaru ini, tetapi banyak fitur-fitur yang tidak terdapat pada classic editor. Jadi, classic editor vs gutenberg pilih mana?

Diantara keduanya manakah yang lebih menyenangkan? Jika pertanyaannya sesederhana itu, maka tanpa ragu saya jawab, gutenberg/block-based editor!

#FYI, nama gutenberg sendiri diambil dari Johannes Gutenberg, (orang yang menemukan mesin cetak movable lebih dari 500 tahun yang lalu).

Gutenberg editor sangat membantu kita membuat konten dengan cara yang lebih visual daripada editor TinyMCE sebelumnya, karena editor visual saat ini banyak memanfaatkan shortcode dan HTML.

Dengan banyaknya elemen-elemen yang dapat diterapkan pada sebuah tulisan maka saat kita membuat tulisan, seperti sedang menggunakan page builder yang hanya drag and drop, elemen-elemen tersebut disebut dengan block, makanya editor ini dibilang block-based. Setiap blok dapat ditambahkan ke halaman atau posting dan dikustomisasi sesuai dengan keinginan kita, contohnya blok untuk menangani komponen dasar seperti teks dan gambar, serta beberapa yang menyediakan fitur lanjutan (seperti tombol dan tabel).

Intinya, gutenberg saat ini diatur untuk menjadi editor default untuk WordPress (kecuali sengaja menggunakan yang klasik). Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.